1. Jelaskan fungsi Bahasa Indonesia secara umum dan
aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari!
Berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk
berkomunikasi, sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk
mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan. Bahasa Indonesia
adalah alat pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki banyak perbedaan, baik
dari segi suku, agama, ras, adat istiadat dan budaya yang masing-masing
memiliki bahasa daerah tersendiri. Oleh karena itu, keberadaan bahasa Indonesia
sangatlah penting bagi masyarakat Indonesia itu sendiri. Bahasa Indonesia
merupakan penunjang aktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa
Indonesia tidak saja bermanfaat sebagai bahasa perantara dan bahasa resmi,
tetapi juga berfungsi sebagai sarana pemersatu bangsa.
Dalam kehidupan sehari hari Bahasa Indonesia di aplikasikan
ke dalam bentuk Komunikasi, juga dalam membuat laporan Penelitian Ilmiah, skripsi,
Karya tulis, surat dan lain lain sesuai dengan EYD.
2. Bagaimana cara Anda melestarikan Bahasa Indonesia sebagai
alat pemersatu bangsa?
Dengan selalu menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan
benar sesuai dengan ejaan yang di sempurnakan (EYD) dan tidak merubah bahasa
sebagai mana mestinya, karena sekarang makin banyaknya bahasa aneh/alay yang mencoreng
bahasa indonesia.
3. Jelaskan peranan Bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah!
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting,
antara lain, bersumber pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami
putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ini
berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, kedudukannya berada di
atas bahasa-bahasa daerah. Selain itu, di dalam Undang-Undang Dasar 1945
tercantum pasal khusus (Bab XV, Pasal 36) mengenai kedudukan bahasa Indonesia
yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Dengan demikian ada
dua macam kedudukan bahasa Indonesia. Pertama, bahasa Indonesia berkedudukan
sebagai bahasa nasional, sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928, dan kedua bahasa
Indonesia berkedudukan sebagai bahasa negara, sesuai dengan Undang-Undang Dasar
1945.
Dalam tulisan ilmiah, bahasa sering diartikan sebagai
tulisan yang mengungkapkan buah pikiran sebagai hasil dari pengamatan,
tinjauan, penelitian yang seksama dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu,
menurut metode tertentu, dengan sistematika penulisan tertentu, serta isi,
fakta, dan kebenarannya dapat dibuktikan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bentuk-bentuk karangan ilmiah identik dengan jenis karangan ilmiah, yaitu
makalah, laporan praktik kerja, kertas kerja, skripsi, tesis, dan disertasi.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar